Tetap Pikul Salib Meski Dalam Kesukaran Hidup

Di dalam hidup ini kita seringkali menemui banyak sekali kerikil-kerikil tajam, bahkan hingga batu-batu besar. Kadang ada jalan yang berlubang dan juga jalan buntu.

Begitulah lika-liku kehidupan, tak selamanya langit akan selalu biru, dan tak selamanya kehidupan ini berjalan mulus seperti apa yang kita inginkan.

Namun ada satu hal yang menjadi kekuatan bagi kita di dalam menjalani kehidupan ini, yaitu kita tidak berjalan sendiri! Ada ROH KUDUS yang selalu menuntun kita dan memberikan kita kekuatan dan semangat yang baru, sehingga kita tidak menjadi lemah dan putus asa.

Sekalipun yang terjadi tidak seperti yang kita harapkan, namun segala sesuatunya berjalan sempurna seturut dengan rencana Allah!

Rencana-Nya tidak pernah gagal dan itulah yang kita percaya.

Tunduk pada rencana Allah, dan tetaplah berjalan dalam tuntunan kasih-Nya. Sebab rancangan-Nya adalah rencana kebaikan bagi setiap orang yang mengasihi-Nya.

Yeremia 29:11
Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

Tuhan yang memegang hari esokmu, janganlah menjadi kuatir mengenai apapun juga.

Sebab di dalam DIA ada pengharapan, di dalam DIA ada jalan keluar dan satu hal yang paling utama: Kehidupan Kekal di dalam Kerajaan Sorga.

Bertahan dan terus berjuanglah dengan iman percaya di dalam Kristus. Pegang janji Tuhan! Sebab Tuhan tidak pernah mengingkari janji-Nya!

Yakobus 1:12
Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.

Janganlah kesukaran-kesukaran di dalam hidupmu menjadi penghambat, melainkan sebagai batu lompatan di dalam imanmu di dalam mengikut Kristus. Sebab hidup ini bukan hanya sekedar mencari kesukaan kita sendiri, melainkan kesukaan Allah.

Lukas 14:27 (Terjemahan Sederhana Indonesia edisi 2.3)
Kamu tidak mungkin menjadi pengikut-Ku kalau tidak mengikut Aku terus dengan pikiran seperti ini, ‘Sampai mati pun— bahkan sampai mati disalibkan, saya tidak akan mundur.’

Matius 11:29-30
Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan.

Adakah imanmu mulai goyah saat ini karena semua persoalan-persoalan hidup? Sudah saatnya untuk bangkit!

Tetaplah pegang teguh imanmu sampai garis akhir. Sebab jerih payahmu di dalam Kristus tidak ada yang sia-sia.

Tuhan Yesus mengasihi kita semua. Amin.

(iu/24/11/19)

Share with your friends: