Kesaksian Ayu Carine Mengenal Dan Berjumpa Dengan Tuhan Yesus

Saya adalah seorang mantan muslim, keluarga saya broken home, saya tinggal dengan bapak saya, dulu ketika masih sekolah sudah didoktrin untuk radikal, diajarkan untuk membunuh yang tidak seiman, apalagi orang kristen, sedangkan membunuh itu dihukum. Menurut pikiran saya waktu itu “Kenapa tidak guru saya sendiri yang membunuh? Kenapa harus mendoktrin kita…?”

Kita disuruh mengimani nabi Isa/Yesus, kalau kita tidak beriman padaNya, kita masuk neraka, dan yang ada dalam pikiran saya, “Kenapa tidak sekalian kita masuk kristen saja kalau disuruh mengimani nabi Isa. Lalu jika kita membunuh orang kristen nanti matinya kita dijemput bidadari, di surga nanti kita bebas melakukan hubungan sex dengan siapa saja yang kita mau, dan yang ada dalam pikiran saya, katanya Allah mahasuci, masa di surga tempatnya nge-sex…?”

Karena saya orgnya tidak mudah percaya, saya cari sendiri di alquran dan itu benar ada ayatnya, dan msh banyak ajaran yang tidak masuk akal…

Tiket surga umat islam adalah membunuh orang kristen atau mengislamkan org kristen…

Maka kenallah saya dengan orang yang sekarang menjadi suami saya yang beragama kristen, dalam pikiran saya “Wah… Tiket surga datang…”, Siapa sih yang tidak mau masuk surga? Lalu kami berpacaran dan saya islamkan dia, saya hamil di luar nikah akhirnya kita nikah secara islam karena kepepet, setelah lahiran saya diboyong mertua untuk ikut keluarga suami, suami saya kembali ke kristen dan saya marah hingga mau bercerai, tetapi suami tidak mau menceraikan saya. Setelah anak saya usia 6 bulan, saya dipaksa masuk kristen, dibaptis dan menikah kembali secara kristen, dalam hati berontak tapi gak berani, pas pertama ibadah di gereja saya ditegur ayat “Bukan kamu yang memilih Aku, melainkan Aku yg memilih kamu…”, akhirnya pasrah dan saya berpikir ini takdir Tuhan tapi kenapa Tuhan pilih saya dan saya menerima Tuhan Yesus, toh dalam islam disuruh mengimani nabi Isa walau tidak tahu cara mengimani yg benar bagaimana…

Suami tidak membimbing saya bagaimana cara menjadi kristen yg benar, kami berdua jatuh ke dalam dosa, suami saya terjebak mendalami ilmu hitam, kita berdua sering bertengkar tidak pernah ada damai, kita sibuk dengan kehidupan dunia, tapi Tuhan terlalu baik, kita tidak pernah kekurangan apapun.

Saya menyadari bahwa selama ini jauh dari Tuhan, saya mulai menata hidup, cara menjadi kristen yang benar. Dulu mikirnya semua agama sama, cuma caranya yg beda, akhirnya terlintas dalam pikiran “Apa benar yang saya imani selama ini adalah jalan satu-satunya menuju keselamatan?” di situ saya mulai mendalami lagi alquran dan membandingkan dengan alkitab. Saya mulai kebingungan dengan isi alquran, ada ayat yang menyuruh kita mengimani nabi Isa, dan ada ayat yg menyangkal Isa hanya nabi, bukan Tuhan, syahadat di islam adalah “Tidak ada Tuhan selain Allah…”, kafir yg disebutkan dalam alquran adalah orang kristen, dan kafir di ayat yang lain adalah orang yang tidak beriman pada nabi Isa…

Saya mulai bingung tapi saya percaya hanya Isa atau Yesus adalah satu2nya jalan yang lurus, dan saya mulai berpikir “keluarga saya masih belum mengenal Tuhan, apa saya bisa membawa keluarga saya pada jalan yang benar…?” Saya berdoa tiap malam minta pengampunan karena orang tua saya tidak percaya Tuhan Yesus, meski waktu itu saya belum melihat neraka, tapi saya percaya bahwa neraka itu ada…

Pada tanggal 18 Oktober 2019, saya bermimpi didatangi Tuhan Yesus dan berkata “Akulah mesias, Akulah jalan kebenaran dan hidup…” Tapi saya masih tidak percaya Tuhan bisa datang dalam mimpi saya, saya kira cuma bunga tidur… 2 hari kemudian saya mimpi lagi Tuhan Yesus disalib dan saya bersimpuh di kakiNYA dan saya melihat dua antrian manusia, yang satu menuju Tuhan, yang satu antriannya gelap, tapi saya tidak tahu menuju kemana… Saya berpikir apa maksud Tuhan datang dalam mimpi sampai 2 kali…

Mulai saat itu saya sering mendengar suara Tuhan untuk memberitakan injil kepada keluarga dan teman-teman saya, karena waktunya sdh dekat, tapi saya masih tidak percaya itu adalah suara Tuhan dan saya berpikir cuma halusinasi, saya tidak menghiraukan suara itu, tapi seperti ada yang menguasai diri saya untuk mulai mengabarkan injil pada keluarga dan teman-teman, meski dibenci dan ditolak, saya tidak marah…

Karena saya mengira bahwa diri saya gila, saya berdoa minta sama Tuhan “Jika apa yang saya dengar dan saya lihat benar Engkau Tuhan, tunjukkan saya neraka atau surga, saya berjanji akan bersaksi pada semua orang.”

Tgl 18 des 2019 saya bermimpi berada di tengah neraka melewati sebuah jembatan kecil, saya melihat di sebelah kiri jutaan manusia di dalam lautan darah mendidih dan di sebelah kanan manusia-manusia di dalam api yang berkobar, mereka kesakitan minta tolong, di depan saya melihat Tuhan Yesus dengan penuh sinar terang mengulurkan tanganNYA, lalu saya terbangun, dada saya sakit karena merasa ketakutan yang sangat hebat, saya stres tiga hari tidak mau makan karena melihat neraka, lalu saya penuhi janji saya sama Tuhan untuk mengabarkan injil pada semua orang, karena agama tidak menyelamatkan, yang menyelamatkan kita dari api neraka adalah iman kita kepada Tuhan Yesus.

Pas malam Natal, saya pergi di tempat keramaian, tiba-tiba Tuhan Yesus membawa saya ke dunia lain, saya melihat dunia ini gelap dan banyak manusia dipenuhi roh kegelapan, saya bilang sama Tuhan “Tuhan sudah cukup, saya tidak mau lihat, saya takut….” Tuhan bilang “kamu harus tahu karena kamu bukan bagian dari dunia ini…” Seketika kembali normal. Kadang saya juga tidak percaya dengan apa yang saya alami…

Tanggal 23 jan 2020, saya bermimpi lagi, berada di tengah keramaian saya memberitakan injil, saya bilang sama semua orang “ini akhir zaman, Tuhan Yesus itu Isa, Dia ingin menyelamatkan kalian, Dia mengasihi kalian…” Tetapi satupun tidak ada yang percaya dan saya melihat Tuhan Yesus menangis meneteskan air mata, seketika itu bumi diguncang dan saya dibawa Tuhan ke ladang bunga yang indah sampai saya tidak mau pulang, saya tidak tahu itu surga atau taman firdaus, saya kurang paham. Saya bukan pendeta, juga bukan pelayan Tuhan, saya hanya manusia berdosa yang diangkat Tuhan dari kegelapan. Dan saya minta doanya agar keluarga saya, kedua orang tua saya dijamah hatinya oleh Tuhan agar mau bertobat dan berbalik pada Tuhan.

Sekian kesaksian versi lengkap saya bahwa surga neraka itu nyata bukan dongeng… Mari kita kabarkan injil kepada semua orang yang masih belum mengenal Tuhan, sebanyak mungkin kita memenangkan jiwa-jiwa untuk diselamatkan, jangan takut membawa kebenaran karena Tuhan menyertai kita, Tuhan Yesus memberkati.

Sumber kesaksian: Ayu Carine

Share with your friends:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *